Oleh : Rini Heliyani
Virus corona saat ini sedang mewabah di China
khususnya di Wuhan. China sudah mengisolasi beberapa kota. Beberapa kota di
China bagaikan kota mati.
China mengisolasi dari dalam dan luar China.
Warga China dilarang bepergian ke luar negeri. Turis dilarang memasuki China.
Hanya beberapa angkutan darat yang beroperasi. Banyak pusat pembelanjaan,
kantor-kantor yang tutup.
Perayaan tahun baru China, hari raya Imlek
yang harusnya diperingati secara meriah di China. Terpaksa dibatalkan. Korban yang sudah meninggal 56 orang akibat terserang virus Corona. Seperti
yang dilansir dari AssociatedPress (AP). Virus ini mempercepat penyebarannya di
China dengan total korban mencapai 56 orang. Pemerintah China menyebut situasi
genting. (detikNews,26/1/20).
Virus Corona adalah virus yang baru ditemukan.
Belum ditemukan vaksin. Ternyata virus Corona ditemukan pada pasien yang sering
mengkonsumsi sup kelelawar serta beberapa hewan-hewan yang Allah haramkan. Benarlah firman Allah, "Dan makanlah
makanan yang halal lagi baik dari apa yang telah Allah berikan kepadamu dan
bertaqwalah kepada Allah yang kamu beriman kepadaNya (QS. Al-Maidah:88).
Maka, tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah.
Kun fayakun (jadi, maka jadilah ia). Saat China mengatakan bahwa tidak ada yang
mampu menguncang mereka. Presiden China,
XinJinping"Tak ada kekuatan yang bisa guncang China" (detikNews,
1/10/19).
Penyiksaan yang dilakukan pemerintah China
terhadap Muslim Xinjiang. Serta mengisolasi mereka. Akhirnya Allah balas kontan
dengan menurunkan virus mematikan tersebut.Kekuatan China yang seolah-olah
tidak mampu dikalahkan. Hanya dengan menurunkan virus Coronaini,dengan sebentar
saja dapat melumpuhkan China dalam sekejap.
Sama halnya pada saat Allah meluluhlantakkan negeri
sodom, negeri kaumnya nabi Luth yang melanggar perintah Allah yaitu berhubungan
dengan sejenis. Maka, Allah bolak-balikkan negeri tersebut dan hancur seketika.
Wallahu alam bishawab
Post a Comment